Dalam menunggu itu telah
banyak belajar
Dalam sepersekian detik
yang semakin bertambah itu
Semakin mendewasakan dan
mengaburkan
Mengaburkan apakah masih
diambang tunggu atau sedang beranjak pergi
Iya, yang pasti pergi
menuju ruang tunggu dalam dimensi yang berbeda
Aku masih memiliki tunggu
dalam porsinya yang sama
namun cara yang berbeda
dan ruang yang berbeda
......
Tenang.. kamu masih
menjadi wismaku
tempatku berkeluh,
tempatku berpulang, tempatku bersandar
dengan cara yang urung
mengusikmu
menjadikanmu wisma dengan
caraku sendiri
tau kenapa?
Karena ingin.
Iya hanya karena ingin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar