19 November
2013, 21:38
Dia
yang hanya bisa menyimpan rindunya sebatas air muka
Tak
sempat membisik liar pada angin sang gita
Dia
yang tak sempat beranjak dan berteriak lantang
tentang
yang sudah menghujam dan menyayat hati
Dia
yang tidak bisa bertutur
Bahkan
kepada dirinya sendiri
Yang
tidak mampu mengartikulasikan rindu sebening embun pagi
Dia...Untuk
dan Kepada Dia yang dituju
Sepotong
rindu atau entah hanya seberkas memori yang menggeliat keluar
Dia
kepada Dia yang tidak mampu terungkapkan
Entah
apa yang dirasa
Tetapi
dia memiliki ‘banyak’ yang tak terungkapkan
Kepada
Dia...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar