Senin, 31 Agustus 2015

Thanks To...


Soon to be my D-day, kebangun pagi ini dengan pikiran I don’t write anything yet to say thanks to all. Late is better than nothing right?
Untuk keberjalanan my final task as student, I’d Like to thanks to Allah SWT yang memberikan rahmat-Nya, kemudahan, kelancaran, kekuatan, kehebatan sepanjang perjalanan yang tidak mudah ini. Banyak hal-hal indah dan tak terduga yang Allah hadirkan untuk membuat jalan saya lebih awesome, thanks God. Untuk Ibu saya, wooo... terima kasih untuk doa sepanjang jalannya, untuk keyakinan, pengharapan, dan segalanya termasuk the noise one hihihi. Untuk Alm. Bapak, finally I did it, it just the beginning, I’ll do better next, watch my growth from there yaa.

Lanjut, I’d like to thanks everybody dari awal proses sampe akhir yang nggak sempet kesebut di halaman thanks to skripsi saya. Dari awal pembuatan proposal skripsi semester 7 banget abis selese magang, Anindya, terima kasih untuk saling menguatkannya, you have to do well, buruan nyusul yaa. Bu Tanti, Mas Budi yang sudah melancarkan proses pengajuan skripsi saya sampe dapet pembimbing hingga akhirnya ganti pembimbing lagi. Alm.Prof Totok yang sudah membimbing sekitar 3 bulan, terima kasih Prof, from such a quick moment I learn so much things from you. It’s not that easy to think from the basic and arrange thesis well, sincerely thanks.

Kepada Bapak Hast many thanks also Sir, atas shocking suggestion yang akhirnya mengharuskan saya ganti total tema skripsi (I think that was my best writing ever sebenarnya haha), tapi terima kasih juga saran tema baru nya yang akhirnya jadi thesis saya. Terima kasih atas kesabarannya, bimbingannya, dan kebaikan-kebaikan yang mengantarkan tulisan saya di-dadar dalam waktu secepat kilat. Tak lupa pula pegawai bagian dokumentasi di Monumen Pers yang saya recoki sabtu-sabtu, atau minggu-minggu. Maaf saya lupa nama Bapak yang bukan dari Jawa dan satunya saya juga lupa (I have a short memory when it comes to names), tanpa bantuan data dari beliau skripsi ini tak akan pernah ada, makasiiiiih Bapak-bapak.

Lanjut, ke temen-temen yang saling menguatkan, yang nemenin makan dan hangout kalo lagi bosen, saling bercurhat ria kalau sama-sama stuck sama dosbing, Ifa, Anin, Juju, Fani, Dita thankissss guys, buruan nyusul yaaa. Buat Ranti dan anak kos lainnya (lia, olif, mutia,cita) semacam tempat berkeluh abis pulang dari konsul entah ketemu dosbing apa enggak, makasih ya gais.

Buat Mbak Oksa thanks atas jurnal-nya Mbak, apalah jadinya aku tanpa kiriman jurnal-mu. Buat Selfi juga thanks banget udah mau bantuin nyariin jurnal di kampusmu (Atmajaya), its so much worth, thankiss. Buat Mas Fauzan juga thanks banget buat pedoman alur yang panjang ini, without it, Iam just a wanderer and lost #apasih, tapi serius alurnya berguna bangeeet. Buat Mas Budi lagi yang bantuin proses pengajuan sidang, ngajuin wisuda, sampe selese, thanks mas Budi, I owe you hahaha. “Mas Budi, surat yang ada cap-nya habis gimana dong?” you’ll not hear that kinda stuff from me again Mas hahaha.

Buat semua pegawai pendidikan, Pak Suhadak, Pak Sarwono, Pak Aris, Bu Mar, Mbak siapa lupa namanya thanks lhooo semuanya *akan kuingat yang baik-baik saja* buat Mbak Mei di Dekanat juga, Bapak Sukiman, Ibu Dayun, dan Bu Retno di Mawa thanks jugaa kemudahannya.

Buat ketiga penguji, Pak Has, Pak Herwin, Pak Mursito terima kasih atas kemudahannya, humor di ruang sidang-nya, dan suasana sidang yang sama sekali tidak menghakimi, dan pasti nilai akhir yang *makasih bangeeet deh pokoknya*. You are all the best. Really.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar