Selasa, 28 Juni 2016

Jaga Stabilitas Listrik Sudah Kewajiban, Ubah Mindset Itu Kemajuan! #HumasPLNProject

By : Maulana Ocky A.


Proyek 35.000 megawatt yang dicanangkan pemerintah untuk mengembangkan negeri sudah sampai mana ? apakah sudah terlaksana ? lalu jika sudah terlaksana, mau dikemanakan listrik itu ?
Beberapa pertanyaan tersebut selalu mendera PLN setiap kali dihadapkan pada masalah pengerjaan proyek 35.000 megawatt. Bagi beberapa orang awam pastilah tidak terlalu intens menanyakan hal tersebut. Mereka (kita) hanya akan ingat PLN jika terjadi pemadaman listrik di rumah atau dikantor kita, bahkan di kapal laut sekalipun (?)

Ketika dilihat lebih dalam lagi, bukan hendak membela, tapi ya keberhasilan PLN sudah banyak, Cuma gara-gara sering pemadaman PLN lebih banyak dihujat daripada dipuji. Mengenai proyek 35.000 megawatt misalnya, sudah banyak proyek pembangkit yang sudah siap beroperasi dan bahkan sudah beroperasi. Oleh karenanya, fokus PLN saat ini bukan hanya menjaga stabilitas suplai listrik tetapi juga bagaimana cara kita mensosialisasikan dan membangun pasar yang kondusif dari hasil proyek tersebut.

Ditemui di sela kegiatan pembagian zakat PT.PLN di Ciracas, Saslizar, manajer area Meulaboh yang baru saja dipercaya mengendalikan area Ciracas menerangkan pentingnya ubah mindset PLN. Sudah merupakan kewajiban PLN untuk menyediakan listrik kepada masyarakat tapi demi kemajuan perusahaan, kita harus ubah mindset ke arah bagaimana memasarkan hasil proyek sehingga terbentuk citra perusahaan yang baru yang lebih baik.

Sejauh mana proyek 35.000 megawatt itu sudah berhasil dijalankan dan bagaimana imbasnya ke masyarakat?
Sejauh ini proyek pembangunan berjalan lancar tahap demi tahap. Sesuai porsinya, target tahun ini sudah diagendakan direksi dan kami sudah terima. Saat ini, menyediakan listrik yang stabil sudah merupakan kewajiban PLN sebagai penyedia utama listrik di negara ini. Namun mau sebanyak apapun pembangkit kalau nanti hasilnya tidak mampu kita jual ke masyarakat, itu juga tidak bagus. Maka dari itu, untuk lebih memperluas manfaat kepada masyarakat kita juga perlu memikirkan bagaimana nantinya listrik yang kita hasilkan bisa dipasarkan kepada masyarakat sehingga berguna dan tidak mubadzir.

Apa yang seharusnya diperhatikan lebih dari proyek tersebut ?
Sebagian proyek pembangkit sudah siap beroperasi, hanya saja kita perlu siapkan pasar untuk produk listrik kita. Perlu ada perubahan mindset kita yang semula hanya berusaha menjaga suplai listrik yang optimal menjadi lebih maju ke depan khususnya dalam hal memasarkan produk kita. Inovasi kita tidak hanya terfokus pada masalah teknis saja, namun inovasi dalam hal penjualan dan pelayanan kepada pelanggan juga perlu dibenahi.

Apa kaitan mengubah mindset dengan kemajuan PLN ?

Seperti yang ditekankan oleh pak Sofyan Basir, kita PLN jangan hanya mengurusi hal-hal teknis mengenai kelistrikan. PLN juga harus mengintegrasikan segala aspek dalam perusahaan demi kemajuan. Jika selama ini pasokan listrik sudah sering dibenahi, maka sekaranglah saatnya berbenah di bidang pelayanan. Mengubah mindset ini vital mengingat proyek 35.000 megawatt ini ditarget 2019 selesai dan kita masih dihadapkan pada anggapan buruk masyarakat. Sederhana saja, mau semaju apapun kita jika dipelayanan kepada pelanggan masih belum optimal, maka anggapan negatif masyarakat akan tetap ada. Maka dari itu, mari ubah mindset kita menjadi pelayan masyarakat, berorientasi membangun relasi positif dan berpikir visioner ke depan demi pemanfaatan listrik yang lebih efektif dan efisien. Sesuaikan dengan visi dan misi PLN, Insha Allah PLN akan jaya di masa depan. 
Proyek 35.000 megawatt yang dicanangkan pemerintah untuk mengembangkan negeri sudah sampai mana ? apakah sudah terlaksana ? lalu jika sudah terlaksana, mau dikemanakan listrik itu ? Beberapa pertanyaan tersebut selalu mendera PLN setiap kali dihadapkan pada masalah pengerjaan proyek 35.000 megawatt. Bagi beberapa orang awam pastilah tidak terlalu intens menanyakan hal tersebut. Mereka (kita) hanya akan ingat PLN jika terjadi pemadaman listrik di rumah atau dikantor kita, bahkan di kapal laut sekalipun (?) Ketika dilihat lebih dalam lagi, bukan hendak membela, tapi ya keberhasilan PLN sudah banyak, Cuma gara-gara sering pemadaman PLN lebih banyak dihujat daripada dipuji. Mengenai proyek 35.000 megawatt misalnya, sudah banyak proyek pembangkit yang sudah siap beroperasi dan bahkan sudah beroperasi. Oleh karenanya, fokus PLN saat ini bukan hanya menjaga stabilitas suplai listrik tetapi juga bagaimana cara kita mensosialisasikan dan membangun pasar yang kondusif dari hasil proyek tersebut. Ditemui di sela kegiatan pembagian zakat PT.PLN di Ciracas, Saslizar, manajer area Meulaboh yang baru saja dipercaya mengendalikan area Ciracas menerangkan pentingnya ubah mindsetPLN. Sudah merupakan kewajiban PLN untuk menyediakan listrik kepada masyarakat tapi demi kemajuan perusahaan, kita harus ubah mindset ke arah bagaimana memasarkan hasil proyek sehingga terbentuk citra perusahaan yang baru yang lebih baik. Sejauh mana proyek 35.000 megawatt itu sudah berhasil dijalankan dan bagaimana imbasnya ke masyarakat? Sejauh ini proyek pembangunan berjalan lancar tahap demi tahap. Sesuai porsinya, target tahun ini sudah diagendakan direksi dan kami sudah terima. Saat ini, menyediakan listrik yang stabil sudah merupakan kewajiban PLN sebagai penyedia utama listrik di negara ini. Namun mau sebanyak apapun pembangkit kalau nanti hasilnya tidak mampu kita jual ke masyarakat, itu juga tidak bagus. Maka dari itu, untuk lebih memperluas manfaat kepada masyarakat kita juga perlu memikirkan bagaimana nantinya listrik yang kita hasilkan bisa dipasarkan kepada masyarakat sehingga berguna dan tidak mubadzir. Apa yang seharusnya diperhatikan lebih dari proyek tersebut ? Sebagian proyek pembangkit sudah siap beroperasi, hanya saja kita perlu siapkan pasar untuk produk listrik kita. Perlu ada perubahan mindset kita yang semula hanya berusaha menjaga suplai listrik yang optimal menjadi lebih maju ke depan khususnya dalam hal memasarkan produk kita. Inovasi kita tidak hanya terfokus pada masalah teknis saja, namun inovasi dalam hal penjualan dan pelayanan kepada pelanggan juga perlu dibenahi. Apa kaitan mengubah mindset dengan kemajuan PLN ? Seperti yang ditekankan oleh pak Sofyan Basir, kita PLN jangan hanya mengurusi hal-hal teknis mengenai kelistrikan. PLN juga harus mengintegrasikan segala aspek dalam perusahaan demi kemajuan. Jika selama ini pasokan listrik sudah sering dibenahi, maka sekaranglah saatnya berbenah di bidang pelayanan. Mengubah mindset ini vital mengingat proyek 35.000 megawatt ini ditarget 2019 selesai dan kita masih dihadapkan pada anggapan buruk masyarakat. Sederhana saja, mau semaju apapun kita jika dipelayanan kepada pelanggan masih belum optimal, maka anggapan negatif masyarakat akan tetap ada. Maka dari itu, mari ubah mindset kita menjadi pelayan masyarakat, berorientasi membangun relasi positif dan berpikir visioner ke depan demi pemanfaatan listrik yang lebih efektif dan efisien. Sesuaikan dengan visi dan misi PLN, Insha Allah PLN akan jaya di masa depan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ockyadhicondro/jaga-stabilitas-listrik-sudah-kewajiban-ubah-mindset-itu-kemajuan_57732b7007b0bde604c94f6a
Proyek 35.000 megawatt yang dicanangkan pemerintah untuk mengembangkan negeri sudah sampai mana ? apakah sudah terlaksana ? lalu jika sudah terlaksana, mau dikemanakan listrik itu ? Beberapa pertanyaan tersebut selalu mendera PLN setiap kali dihadapkan pada masalah pengerjaan proyek 35.000 megawatt. Bagi beberapa orang awam pastilah tidak terlalu intens menanyakan hal tersebut. Mereka (kita) hanya akan ingat PLN jika terjadi pemadaman listrik di rumah atau dikantor kita, bahkan di kapal laut sekalipun (?) Ketika dilihat lebih dalam lagi, bukan hendak membela, tapi ya keberhasilan PLN sudah banyak, Cuma gara-gara sering pemadaman PLN lebih banyak dihujat daripada dipuji. Mengenai proyek 35.000 megawatt misalnya, sudah banyak proyek pembangkit yang sudah siap beroperasi dan bahkan sudah beroperasi. Oleh karenanya, fokus PLN saat ini bukan hanya menjaga stabilitas suplai listrik tetapi juga bagaimana cara kita mensosialisasikan dan membangun pasar yang kondusif dari hasil proyek tersebut. Ditemui di sela kegiatan pembagian zakat PT.PLN di Ciracas, Saslizar, manajer area Meulaboh yang baru saja dipercaya mengendalikan area Ciracas menerangkan pentingnya ubah mindsetPLN. Sudah merupakan kewajiban PLN untuk menyediakan listrik kepada masyarakat tapi demi kemajuan perusahaan, kita harus ubah mindset ke arah bagaimana memasarkan hasil proyek sehingga terbentuk citra perusahaan yang baru yang lebih baik. Sejauh mana proyek 35.000 megawatt itu sudah berhasil dijalankan dan bagaimana imbasnya ke masyarakat? Sejauh ini proyek pembangunan berjalan lancar tahap demi tahap. Sesuai porsinya, target tahun ini sudah diagendakan direksi dan kami sudah terima. Saat ini, menyediakan listrik yang stabil sudah merupakan kewajiban PLN sebagai penyedia utama listrik di negara ini. Namun mau sebanyak apapun pembangkit kalau nanti hasilnya tidak mampu kita jual ke masyarakat, itu juga tidak bagus. Maka dari itu, untuk lebih memperluas manfaat kepada masyarakat kita juga perlu memikirkan bagaimana nantinya listrik yang kita hasilkan bisa dipasarkan kepada masyarakat sehingga berguna dan tidak mubadzir. Apa yang seharusnya diperhatikan lebih dari proyek tersebut ? Sebagian proyek pembangkit sudah siap beroperasi, hanya saja kita perlu siapkan pasar untuk produk listrik kita. Perlu ada perubahan mindset kita yang semula hanya berusaha menjaga suplai listrik yang optimal menjadi lebih maju ke depan khususnya dalam hal memasarkan produk kita. Inovasi kita tidak hanya terfokus pada masalah teknis saja, namun inovasi dalam hal penjualan dan pelayanan kepada pelanggan juga perlu dibenahi. Apa kaitan mengubah mindset dengan kemajuan PLN ? Seperti yang ditekankan oleh pak Sofyan Basir, kita PLN jangan hanya mengurusi hal-hal teknis mengenai kelistrikan. PLN juga harus mengintegrasikan segala aspek dalam perusahaan demi kemajuan. Jika selama ini pasokan listrik sudah sering dibenahi, maka sekaranglah saatnya berbenah di bidang pelayanan. Mengubah mindset ini vital mengingat proyek 35.000 megawatt ini ditarget 2019 selesai dan kita masih dihadapkan pada anggapan buruk masyarakat. Sederhana saja, mau semaju apapun kita jika dipelayanan kepada pelanggan masih belum optimal, maka anggapan negatif masyarakat akan tetap ada. Maka dari itu, mari ubah mindset kita menjadi pelayan masyarakat, berorientasi membangun relasi positif dan berpikir visioner ke depan demi pemanfaatan listrik yang lebih efektif dan efisien. Sesuaikan dengan visi dan misi PLN, Insha Allah PLN akan jaya di masa depan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ockyadhicondro/jaga-stabilitas-listrik-sudah-kewajiban-ubah-mindset-itu-kemajuan_57732b7007b0bde604c94f6a
Proyek 35.000 megawatt yang dicanangkan pemerintah untuk mengembangkan negeri sudah sampai mana ? apakah sudah terlaksana ? lalu jika sudah terlaksana, mau dikemanakan listrik itu ? Beberapa pertanyaan tersebut selalu mendera PLN setiap kali dihadapkan pada masalah pengerjaan proyek 35.000 megawatt. Bagi beberapa orang awam pastilah tidak terlalu intens menanyakan hal tersebut. Mereka (kita) hanya akan ingat PLN jika terjadi pemadaman listrik di rumah atau dikantor kita, bahkan di kapal laut sekalipun (?) Ketika dilihat lebih dalam lagi, bukan hendak membela, tapi ya keberhasilan PLN sudah banyak, Cuma gara-gara sering pemadaman PLN lebih banyak dihujat daripada dipuji. Mengenai proyek 35.000 megawatt misalnya, sudah banyak proyek pembangkit yang sudah siap beroperasi dan bahkan sudah beroperasi. Oleh karenanya, fokus PLN saat ini bukan hanya menjaga stabilitas suplai listrik tetapi juga bagaimana cara kita mensosialisasikan dan membangun pasar yang kondusif dari hasil proyek tersebut. Ditemui di sela kegiatan pembagian zakat PT.PLN di Ciracas, Saslizar, manajer area Meulaboh yang baru saja dipercaya mengendalikan area Ciracas menerangkan pentingnya ubah mindsetPLN. Sudah merupakan kewajiban PLN untuk menyediakan listrik kepada masyarakat tapi demi kemajuan perusahaan, kita harus ubah mindset ke arah bagaimana memasarkan hasil proyek sehingga terbentuk citra perusahaan yang baru yang lebih baik. Sejauh mana proyek 35.000 megawatt itu sudah berhasil dijalankan dan bagaimana imbasnya ke masyarakat? Sejauh ini proyek pembangunan berjalan lancar tahap demi tahap. Sesuai porsinya, target tahun ini sudah diagendakan direksi dan kami sudah terima. Saat ini, menyediakan listrik yang stabil sudah merupakan kewajiban PLN sebagai penyedia utama listrik di negara ini. Namun mau sebanyak apapun pembangkit kalau nanti hasilnya tidak mampu kita jual ke masyarakat, itu juga tidak bagus. Maka dari itu, untuk lebih memperluas manfaat kepada masyarakat kita juga perlu memikirkan bagaimana nantinya listrik yang kita hasilkan bisa dipasarkan kepada masyarakat sehingga berguna dan tidak mubadzir. Apa yang seharusnya diperhatikan lebih dari proyek tersebut ? Sebagian proyek pembangkit sudah siap beroperasi, hanya saja kita perlu siapkan pasar untuk produk listrik kita. Perlu ada perubahan mindset kita yang semula hanya berusaha menjaga suplai listrik yang optimal menjadi lebih maju ke depan khususnya dalam hal memasarkan produk kita. Inovasi kita tidak hanya terfokus pada masalah teknis saja, namun inovasi dalam hal penjualan dan pelayanan kepada pelanggan juga perlu dibenahi. Apa kaitan mengubah mindset dengan kemajuan PLN ? Seperti yang ditekankan oleh pak Sofyan Basir, kita PLN jangan hanya mengurusi hal-hal teknis mengenai kelistrikan. PLN juga harus mengintegrasikan segala aspek dalam perusahaan demi kemajuan. Jika selama ini pasokan listrik sudah sering dibenahi, maka sekaranglah saatnya berbenah di bidang pelayanan. Mengubah mindset ini vital mengingat proyek 35.000 megawatt ini ditarget 2019 selesai dan kita masih dihadapkan pada anggapan buruk masyarakat. Sederhana saja, mau semaju apapun kita jika dipelayanan kepada pelanggan masih belum optimal, maka anggapan negatif masyarakat akan tetap ada. Maka dari itu, mari ubah mindset kita menjadi pelayan masyarakat, berorientasi membangun relasi positif dan berpikir visioner ke depan demi pemanfaatan listrik yang lebih efektif dan efisien. Sesuaikan dengan visi dan misi PLN, Insha Allah PLN akan jaya di masa depan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ockyadhicondro/jaga-stabilitas-listrik-sudah-kewajiban-ubah-mindset-itu-kemajuan_57732b7007b0bde604c94f6a

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ockyadhicondro/jaga-stabilitas-listrik-sudah-kewajiban-ubah-mindset-itu-kemajuan_57732b7007b0bde604c94f6a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar