Part 2, One week that change my life
Sepanjang
perjalanan, gak banyak yang bisa diceritain, mulai dari makanan kereta bisnis
yang mahal (*tips makanlah sebelum naik kereta, mahal bet soalnya*), sampe
ketiduran, bangun-bangun udah sampe Jatinegara ajaah :D. Kalo sebelumnya ke
Jekardah buat tour jadi nggak banyak landscape yang bisa ke record, nah kalo
sekarang berhubung semacam luggage-packer jadi ya banyaak banget scene kota
jekardah yang gue abadikan. Overall, kesan saya, this city is no longer
homey-able, crowded everywhere and also so much traffiic, and full of citizens.
Arrived at Senen, lanjut kita naik Commuter Line ke UI, Depok. Karena lumayan
pagi, jadi ngerasa enak aja naik Commuter, so much comfy *tanpa tahu gimana
commuter kalo udah beranjak siang*. Sekitar pukul 7 pagi, kita nyampe di
Stasiun UI, dengan muka bantal, bawa ransel, dan Koper besar, tadaaa jemputan
nggak jelas dan belum dateng, So..? dalam kondisi belum mandi dan belum makan,
my brilliant idea biasanya sembunyi, tapi suddenly Yofita ngajakin keliling UI
dengan muka bantal ini, tentunya dengan ide cemerlangnya lagi nitipin koper ke
satpam mihihiw.
3 hours left, kita duduk-duduk strolling
FISIP, belum ada tanda-tanda jemputan, sampe finally, Jenderal Med-Mat (Media
Matters), si Tata dateng welcoming us dan minta Adit nganter kita ke homestay,
dan disitulah kita ketemu temen sekamar kita anak-anak UNDIP (consist of Fina,
Kinta, dan Osa). On the Way ke Graha Insan Cita (GIC) kita udah hahahihi aja
padahal baru juga kenalan, thats how communication people gets along, easily J Terlebih Si
Yofita dan Osa ternyata serumpun gituuh.
Di GIC, sendiri banyak banget memory,
mulai dari kamar AC mati sampe harus pindah kamar yang lebih bagus luckily, dan
preparation menuju presentasi, kasur yang menampung kelelahan sampai anak-anak
yang gokil abis.
Selama 5 hari kita dijemput pake Bikun,kadang-kadang pake mobil juga sih,
really so much fun J. Mulai dari
Opening-Presentasi+Tanya Jawab-Seminar RBTH dan Media Baru -Nielsen Visit –
Karaokean – jalan2 keliling Kota Tua – sampe Commweekend dan Back to reality.
Pas Opening kita dijemput pake mobil,
nah disitu pula pertama kali kita ngeliat realita bahwa event anak UI jauh bet
sama event anak daerah macam UNS gitu, apalagi danau deket perpusnya gokil
banget bray, so romantic kalo mau nongkrong disitu, pas disitu pula aku ambil
undian nomer 2 dan opening with lampion ditemani LO unyu asal Surabaya, Rini. Keesokan
harinya dengan persiapan segala macam rupa, latian di GIC, depan GIC, sambil
makan, sambil tiduran sambil apa aja deh, kita presentasi dan gue ngerasa itu presentasi
ter-all-out yang pernah tak lakuin seumur 20-ku ini, begitu selesai langsung
suaraku bener-bener abis. Bayangin present full research dari latar belakang,
tujuan, rumusan masalah, metode penelitian,hasil yang seabrek, rekomendasi, dll
dalam waktu 10 menit... Disaat itu pula kita diserbu pertanyaan membabi buta
yang sumpah ini semacam miniatur ujian skripsi kali ya. Kita ditanyai mulai
dari teori, proses, studi kasusnya, efeknya, sampai hal-hal detail lain yang
tak terpikirkan L Luckily lainnya
juga dicerca kayak kita. After that, strolling perpus UI yang keren abiisss,
dengan tour guide amatiran, Kak Langit, bareng finalis lainnya. The next day,
kita seminar. Isi seminarnya, nanti dipos deh *hee
Tidak ada komentar:
Posting Komentar