Senin, 14 Juli 2014

Sebuah Rekam Jejak Part 3

Part 3, That’s how  word ‘eugene’ comes from
Oke, isi seminar yang aku lupa judulnya pokoknya tema-nya tentang deliberasi media sama ada speaker dari RBTH, RBTH itu kepanjangan dari Russian Beyond The Headlines jadi itu portal online tentang rusia yang ada 27 suplemen di beberapa negara dunia (jujur nggak paham maksud mereka bikin di 27 negara yang isinya melulu tentang negara mereka mihihi). Nah, RBTH sekarang ada di Indonesia yang berkluster sama dengan korea dan jepang. Nah, disini nama speakernya eugene, actually he’s just ordinary russian people but the special one is the way he explains always correlate with something else like kelapa, trus bahasa rusianya nyamuk itu kamar, dan hal-hal absurd lagi, terlucu itu ialah ketika ada penanya (gak tau asalnya dimana) but he’s asking using russian languange, tapi si eugene-nya gagal paham sama pronounciationnya masnya hahaha.

24th of April, Goes To Nielsen (satu-satunya lembaga survey rating media di Indonesia)
Klien-nya mereka nih kayak multimedia owner tv, radio, production house, Ad Agencies. Subjek risetnya mereka itu misal kayak tv audience measurement nah caranya itu research di 10 Kota, using kuantitatif method dan wajib pake landasan dari buku yang judulnya “Global Standart... (lupa hee). Pengambilan sampelnya pake stratified random sampling, pake panel nih (gak berubah), pake alat namanya people meter. Cara kerjanya people meter ini secara real time langsung ngirim data ke software PC yang namanya Arianna.  Jadi gini sampel yang diteliti kalo neliti rating tv itu adalah orang, yang disini disebut panel, nah panel itu dikontraknya 2 tahun, dirumahnya dipasang people meter tadi yang measure aktivitas mereka saat nonton tv, nah research buat rating ini di 10 kota dengan pertimbangan tertentu, begitu pula dengan kualifikasi pemilihan panel nya. Bingung? Ya udah bahas cerita selanjutya deh, intinya itu gimana caranya tau rate TV, eh kok bisa naik rating program ini padahal jelek, nah misal pertanyaan macam itu muncul jadi tau kan gambarannya?? Hehehe. Berminat tau lebih lanjut contact me @fatmadit hahaha.

Oh ya abis itu kita keliling kota tua, masuk museum BI, tanah liat, museum fatahillah and so on. Malemnyaa, eh malem sebelumnya ding, kita kan gabut banget di GIC, anak-anak Med-Mat yang katane serius karena suka riset ternyata gokil banget nih, kita ngemall bareng naik metromini yang berhasil disewain Tata, daaan anak-anak yang katanya serius dibanding anak komunikasi lainnya ini gokiil bareng dengan karaokean 3 jam smpe jam 12 or 1 malem ya? Lupaa :D, unforgetable daaah, mereka gokiiil. Daaan malam puncak pun tiba, commweekend, yang cewer we’re all using black dress, yang cowok pake formal attire. Gue  seumur2 belum pernah ngerasa pengen muntah nunggu pengumuman winner mungkin karena effort udah to the max, preparation to the max, dan sooo optimistic but maybe we’re not lucky enough. Aku sama yofita just holding hands dan karena kita udah berkomitmen untuk lapang dada no matter what. Dan satu pemikiran yang muncul, mungkin maksimalnya kita belum cukup untuk jadi winner. But, Iam all happy cause I met Ge Pamungkas there, one of my favourite comic xoxoxo

Kita yang berasal dari diverse place ini, mulai dari UI, Unpad, Undip, UNS, UB, UAJY, Unair bisa blend gitu dan berasa nemu keluarga baru yang akhirnya kita beri nama ‘Eugene Crew’. Meeting you guys, is such memorable and wonderful part in my life, I love you all. Thanks for becoming a scene in my life.
Menunggu kereta tanggal 26 April yang membawa kembali ke Solo berangkat jam 9 malam, a bunch of happiness, a piece of disappoinment, dan so much valuable knowledge. Sempat melihat indahnya senja di Jekardah, but cannot comfort the awkward stuff.

Thanks All...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar